Satpol PP Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes

31
Satpol PP Kota Denpasar menindak salah seorang pengendara motor tanpa masker terjaring dalam razia prokes saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Jl. Padma, Denpasar, Sabtu (24/7).

DENPASAR (bisnisjakarta.co.id)- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar mengajak seluruh elemen masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes), baik di rumah maupun saat bepergian di masa pandemi Covid-19.

”Pemerintah Kota Denpasar melalui Satpol PP selalu mengajak masyarakat meningkatkan disiplin prokes dengan mematuhi 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, mengatur jarak, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas agar terhindar dari penularan virus corona,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga didampingi Kabid ketertiman Umum dan Ketentraman Masyarakat (KUKM) I Nyoman Sudarsana, di sela-sela razia gabungan penerapan disiplin dan penegakan hukum terhadap masyarakat melanggar prokes saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, di Jl. Padma, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Timur, Sabtu (24/7).

Menurut Anom Sayoga, masyarakat disiplin dan taat menerapkan prokes guna mencegah penularan virus corona. Karena sosialisasi dan penerapan prokes secara ketat ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 untuk kesehatan diri sendiri maupun orang lain. Apalagi pandemi virus corona sampai saat ini belum reda sehingga masyarakat harus tetap waspada dan selalu mematuhi prokes, sehingga tidak terpapar virus mematikan ini.

”Kita wajib dan tidak berhenti saling mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti prokes. Ini salah satu langkah untuk mencegah merebaknya virus corona di Kota Denpasar khususnya,’’ ujar Anom Sayoga.

Razia gabungan yang digelar setiap hari ini untuk memberi pemahaman sekaligus sosialisasi bahaya virus corona. Meskipun dalam operasi gabungan ada tidak memakai masker dijaring bukan semata-mata mencari kesalahan masyarakat. Namun tetap mengajak masyarakat taat dan patuh terhadap prokes.

Semua ini demi kesehatan masyarakat agar tidak menularkan dan tertular Covid-19 yang terus menghantui masyarakat. Kalau virus corona sudah hilang otomatis roda pereknomian di Kota Denpasar pulih seperti sebelum pandemi virus corona.

Baca Juga :   Wall Street Catat Rekor Tertinggi di Tengah Kesepakatan Broadcom

”Kami mengimbau masyarakat tetap berdoa dan nunas ica agar tetap aman sehingga masyarakat bisa beraktivitas tanpa mengesamping prokes. Selian menjaga imun tubuh dan memperhatikan pola hidup besih dan sehat,’’ ucap Anom Sayoga. *rah