Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan, Lone Wolf

    47
    JAKARTA (Bisniskakarta)-
    Aksi bom bunuh menyasar Markas Polres Kota Besar (Mapolrestabes) Medan, Sumatera Utara sekitar Rabu (13/11) pukul 8.45 WIB waktu setempat. "Pelaku ini atas nama inisialnya RMN, usianya 24 tahun kemudian lahir di Medan, statusnya adalah pelajar atau mahasiswa," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/11).

    Dedi menjelaskan dugaan sementara, pelaku melakukan aksi teroris seorang diri atau lone wolf. "Dugaan sementara yang bersangkutan dari teman-teman di lapangan dia melakukan serangan sendiri, lone wolf," ujarnya.

    Pelaku melilitkan bom di bagian pinggang dengan sasaran sejumlah polisi yang berhasil ditemui pelaku. "(Bom) dililit di pinggang," imbuhnya.

    Mengenai identitas pelaku, Ia tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) telah berhasil mengungkapnya melalui sidik jari.

    Dari hasil tim inafis akan diperkuat dengan tes DNA. Nantinya, DNA milik pelakuĀ  dikeluarkan akan disandingkan dengan DNA milik orang tua yang dilindungi. "Pengungkapan sidik jari, nanti dikuatkan lagi dengan tes DNA, akan disandingkan dengan kedua orang tua yang diminta," ucap Dedi.

    Baca Juga :   Hibur Anak-anak Penderita Kanker, Tolak Angin Anak Sido Muncul Kunjungi Rumah Singgah YKAKI

    Dari olah TKP ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Ada sejumlah barang bukti, seperti baterai, pelat besi, dan paku, yang diamankan. "Berapa barang yang diamankan, masalah jenis bom akan diidentifikasi, baterai 9 volt, pelat besi metal, kemudian ada sejumlah paku, cukup banyak paku berbagai ukuran yang ada di TKP, kemudian ada beberapa irisan kabel dan akan didalami. Ada potongan kabel juga, tombol switch on/off," imbuh Dedi.

    Selain barang-barang itu, polisi mengumpulkan potongan tubuh untuk pemeriksaan lebih lanjut identitas pelaku. "Potongan tubuh juga akan dicek DNA-nya, sementara pengungkapan dari sidik jari akan dikuatkan lagi," tuturnya.

    Berdasarkan identifikasi dari sidik jari, diketahui pelaku bernama Rabbial Muslim Nasution. Informasi yang diterima, Rabu (13/11), Rabbial merupakan pria kelahiran 11 Agustus 1995. (har)