JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Kebangkitan Nasional merupakan penggalan sejarah Bangsa Indonesia yang patut diperingati tiap tahunnya, karena merupakan tonggak dari tumbuhnya semangat dan pergerakan perjuangan berdasarkan rasa persatuan dan kesatuan. Untuk mengingatkan kembali masyarakat akan makna kebangkitan nasional, khususnya di era sekarang ini, Museum Kebangkitan Nasional menyelenggarakan rangkaian kegiatan besar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-110.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kegiatan renungan 19 Mei yang mengajak beberapa elemen masyarakat untuk merenungi kembali arti kebangkitan nasional. Selanjutnya pada tanggal 20 mei dilaksanakan upacara bendera di area museum, yang sekaligus dilanjutkan dengan pembukaan pameran temporer dan Festival Museum Kebangkitan Nasional, sebagai acara puncaknya. Seluruh rangkaian kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran bernegara dan kepedulian generasi muda terhadap bangsa.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada tahun ini terasa berbeda dari agenda tahunan Museum Kebangkitan Nasional sebelumnya, yakni hanya menggelar upacara bendera. Tahun ini pagelaran Festival Museum Kebangkitan Nasional yang dipastikan lebih meriah karena diramaikan oleh beragam kegiatan dan penampilan artis seperti David Nurbianto dan juga Maliq & D’Essentials.

Baca Juga :   Tampines Waspadai Kecepatan Pemain Persija Jakarta

Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama empat bulan ini, dimulai dari tanggal 20 Mei 2018 sampai dengan 14 Agustus 2018. Pembukaan festival akan dilaksanakan di Museum Kebangkitan Nasional di Jalan Abdul Rachman Saleh 26 Senen, Jakarta Pusat. Pada acara pembukaan festival akan dipandu oleh dua pembawa acara kondang, Danang dan Darto. Selain itu festival ini dijadwalkan akan diresmikan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Hilmar Farid.

Beragam aktivasi acara yang dihadirkan dalam Festival Museum Kebangkitan Nasional antara lain adalah selfie competition, souvenir gratis, peluang mendapatkan doorprize, photo booth, dan bazaar Ramadhan. Selain itu juga akan ada lomba dan kontes dengan hadiah total jutaan rupiah yang dapat diikuti oleh masyarakat umum sesuai dengan kategori lomba dan kontes lomba dan kontes tersebut di antaranya lomba paduan suara, kompetisi film pendek, kompetisi band cover lagu nasional, lomba sketsa, dan kontes fotografi.

Baca Juga :   IHSG Selasa Menembus Rekor Baru Ke 5.939,45

Kegiatan Festival Museum Kebangkitan Nasional ini terbuka untuk umum, dimana pengunjung yang datang hanya dipungut tiket masuk museum seperti halnya kunjungan hari biasa. Selain dapat menikmati hiburan, Dengan digelarnya festival ini sekaligus sebagai upaya promosi museum agar semakin banyak diapresiasi masyarakat.

Kepala Museum Kebangkitan Nasional, Mardi Thesianto, menyebutkan jika inti dari seluruh kegiatan yang diselenggarakan oleh Museum Kebangkitan Nasional adalah untuk menjadikan museum sebagai ruang publik, ruang yang aspiratif, dan juga menyimpan sekaligus menjaga memori kolektif bangsa, khususnya bagi generasi muda. “Inilah merupakan salah satu upaya agar negara dapat hadir langsung ke tengah-tengah kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Festival Museum Kebangkitan Nasional 2018 ini juga diharapkan masyarakat secara umum dan pelajar secara khususnya dapat mengenal dan memaknai semangat kebangkitan nasional Indonesia yang telah memasuki tahun ke 110. Selain tentu saja menjadi salah satu upaya untuk membangkitkan kembali semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. (son)

Baca Juga :   Garap Tol Semanan-Pulo Gebang, BNI Himpun Dana Sindikasi Rp 13,7 Triliun